Selasa, 09 Juni 2009

KERAJAAN PENUH DUSTA

BEKANTAN

Kiranya tidak ada kata yang tepat untuk sebuah kerajaan kecil yang tidak berani berbicara didepan umum, sehingga tepatlah sangat jika judul yang diatas adalah pantas.


bercerita tentang seorang wanita Indonesia, muda, cantik ayu, sedang merintis karir sebagai model belia, yang mungkin jika kejadian buruk ini tidak terjadi Insya Allah dia sudah menjadi artis terkenal.

Tiba tiba diberitakan oleh hampir seluruh media Indonesia, Gadis Model yang belum genap 17 Tahun "Diculik Paksa" oleh Suaminya yang seorang putra raja yang berkuasa hanya disebuah kerajaan kecil, dari tangan ibunya dengan begitu kejam, tanpa pandang bulu, meski si ibu tersebut menangis tersedu-sedu dan bukan berada di negerinya sendiri, melainkan dinegeri sang putera raja.

Kejadian tersebut membuat kaget Bangsa Indonesia, sebegitu kejamnya Putera seorang raja kecil tega menelantarkan ibu mertuanya yang merupakan tamu ( Menurut Orang Waras) di kerajaannya. Hal ini membuat rasa nasionalis Rakyat Indonesia bangkit dengan slogan2 yang masih terngiang dari Presiden pertamanya, "GANYANG MALINGSIA".

Tidak ada kabar berita yang bisa diucapkan oleh Putera raja tersebut, yang ada hanya publikasi foto kerajaan yang formal, tidak ada juga niat meminta maaf dari putera tersebut kepada mertuanya, sehingga mertuanya merasa was-was sebagai orang tua terhadap masa depan anaknya, dan ternyata rasa belas kasih ibu terhadap anaknya memang tiada tara, akhirnya terbukti bahwa foto, ucapan lewat internet, bahkan ucapan2 dari "anak buah" putera raja semuanya adalah dusta.

Sang Model kini telah pulang kembali ke tanah airnya, bayangkan...saat ini dia masih berumur 17 tahun....disekap oleh suami sendiri....disakiti jiwa maupun fisiknya oleh putera raja yang menurut rakyatnya bermartabat dan berbudi pekerti luhur...sopan santun...tetapi ternyata Peuh Dusta...
Kemudian apakah hal tersebut bisa terhapus begitu saja???? bayangkan jika kita sebagai orang tua, memiliki anak gadis...jangan jauh jauh menikah baik2 saja...kemudian suaminya tukang pukul, apa yang akan kita lakukan, tentunya memisahkan anak gadis kita...dari si suami yang kurang ajar....bahkan bisa dibilang lelaki bodoh...berani hanya terhadap perempuan....

tidak usah menunggu proses hukum...siapa yang benar ataupun salah...toh keadilan tuhan akan menentukan....semoga yang yang benar akan selalu benar...semoga yang salah mengakui kesalahannya dan memohon ampun.....
semoga.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar